Wanita Baja
Aku mengenal seorang wanita baja. Fisiknya kuat, kokoh dan tidak mudah goyah. Ambisinya begitu besar. 24 jam waktunya dihabiskan dengan berbagai macam kesibukan. Segala kesulitan sama sekali tidak berarti apa-apa baginya. Hambatan maupun rintangan semuanya dilalui dengan senyuman. Tidak pernah terlintas rasa sedih dalam dirinya. Berdiri, menopang diri sendiri. Badai seperti tak ada arti. Dia kuat. Sangat kuat untuk ukuran seorang wanita. Senyum dan tawa menghiasi hari-harinya. Menghibur orang-orang di sekitarnya. Menguatkan yang lemah, menyemangati yang patah. Katanya hidup hanya sekali, dia ingin bernilai dan bermanfaat dimata orang-orang yang ia pernah temui. Kasih sayang tak pernah ia dapatkan namun dengan senang hati membagi rasa sayang secara cuma-cuma. Rasa galau ia hiraukan. Rasa kecewa ia tepis. Tetap berjalan optimis dengan hidup. Suaranya lantang, berisi ketegasan ketika memimpin. Aku...