Fragmen
Hati Puan telah mati Jauh hari sebelum Tuan sakiti Pergi Tuan, Puan tak butuh lagi Kemas janji Jangan datang kembali Rasa sakit itu apa? Bagaimana wujud rasa bahagia? Pertanyaan itu terus bergelayut mesra pada sosok perempuan yang menikmati semilir angin di tepi pantai. Beberapa helaian anak rambutnya bermain diterpa angin. Terus berjalan tanpa alas kaki sembari menutup mata menghirup udara pantai. Perlahan membuka matanya dan menatap langit yang berwarna semburat jingga kemerahan. Langkahnya terhenti merasakan deburan ombak yang menggulung pelan. Rasa sakit itu apa? Bagaimana wujud rasa bahagia? Pertanyaan itu terus berputar secara sporadik diiringi dengan kenangan lama yang datang tanpa menyapa menghampirinya. Dia ingin lupa tapi tak bisa. Dia ingin menghardik masa lalu, namun untuk apa? Semakin ia coba semakin mati rasa. Sang Puan hampir lupa bagaimana wujud dari air mata. ...